Akreditasi Prodi C, Akreditasi Kampus dan CPNS

September 08, 2017
Hai kaula muda, para lulusan sarjana.. Yang akreditasi Prodi atau Kampus nya C, mana suaranya? angkat tanganya.. Hoahoahoa, saya ucapkan selamat kepada anda, tidak ditakdirkan ikut CPNS tahun ini buat yang memilih lembaga/kementrian dg syarat akrednya.

Ilustrasi : Akreditasi C
Sejak perkembangan teknologi dan pertumbuhan pengguna teknologi terus meningkat, saluran informasi semakin cepat. Munculnya berbagai aplikasi media sosial turut mempercepat saluran komunikasi antar pengguna. Bahkan, saluran pesan dari pemerintah yang awalnya dari radio, kemudian surat kabar, tv, sms, kini telah menggunakan beragam aplikasi media sosial, seperti facebook dan Whatsapp.

Sejak diumumkannya pembukaan CPNS, timeline di media sosial FB dan Wa, ramai sekali, banyak sekali orang yang share atau broadcast informasi tersebut. Ya, ada sisi positif dari adanya media baru tersebut, mempercepat akses informasi. Tapi, jangan bangga, masih ada warga yang belum memakai internet, bisa jadi disebabkan belum ada listrik dan jaringan internet. Jangan tanya dimana, tapi cukup tanya saja kepada BPS.
Baca juga : Kampanye Warisan dunia: Tenun Ikat Kalimantan
Saya salah satu orang yang menerima informasi tersebut, kebetulan kuliah di Kota gudeg. Ada banyak sekali formasi CPNS yang dibutuhkan dari banyak lembaga. terdaftar ada 61 lembaga via menpan.go.id (silahkan klik). Ibarat memilih menu diburjo dekat Kos, semua tersedia. Kita bawa uang, eh modal, maksudnya Ijazah salah satunya, tinggal pilih saja, mau Indomie tante atau Indomie goreng, atau sarden juga boleh.. duh jadi laper..

Jreeennnnggg, setelah membuka web tersebut, lola dan susah diakses. Ya jelas lah, pasti yang membuka banyak sekali, penduduk Indonesia yang berjuta - juta. Mungkin dari sekian pengunjung adalah calon pelamar, pencari info atau sekedar Kepo. Waktu ngelola website jadwalseminar.web.id aja pernah down, data hilang, karna server penuh. Namun percayalah, itu memberi sumbangsih lelet. memilih waktu yang tepat itu sebuah keharusan.

Apa Saja Syarat?

Saya klik beberapa kementrian. Langsung lihat syarat. Ada kriteria pelamar; 1) Cumlaude, 2) Disabilitas, 3) Putra Putri Papua dan Papua Barat, 4) Umum. orang bodoh kayak saya yang IPK pas pasan, tidak cumlaude, jelas point 1 tidak. Point 2, saya pemakai kacamata minus alias low vision, tapi saya tidak bilang ini kekurangan, tapi kelebihan, betapa tidak? mata saya jadi 4. Point 3, jelas bukan, KTP saya Kalteng. Point 4), nah ini dia..

Ok, ini saya liat di 3 lembaga, kementrian sekretariat negara, kemenpora dan kemenpar, di Institusi lain mungkin berbeda persyaratanya. Saya tidak membuka semua, hanya yang kebetulan saya minati. Jadi mohon nanti liat betul - betul syarat yang diajukan oleh tiap lembaga/kementrian. sekali lagi, jangan digeneralisasi bahwa semua seperti itu, bisa saja berbeda. Misal saja, kemdikbud, salah satu favorit saya juga.

Saya liat IPK seperti biasa, IPK 3 utk S1 dan 3,25 utk S2. Namun yang menggelitik saya adalah soal akreditasi Kampus maupun Prodi. Nih saya kasih uraianya;

  1. Setneg : minimal 3.00 untuk lulusan perguruan tinggi dengan Akreditasi A dan minimal 3.25 untuk lulusan perguruan tinggi akreditasi B.
  2. Kemenpar; Lulusan perguruan tinggi negeri atau swasta dengan program studi yang terakreditasi minimal B dari BAN PT atau perguruan tinggi luar negeri yang telah mendapat penyetaraan dari Kementrian dari kementrian pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan atau kementrian riset teknologi dan perguruan tinggi dg persyaratan IPK, S2 = 3.25 dan S1 = 3.00.
  3. Kemenpora ; Lulusan PTN atau PTS dengan prodi yang telah terakreditasi oleh BAN PT minimal B.

Persyaratan Khusus di Kemenpar

Persyaratan Pelamar Umum di Kemenpora

Persyaratan Pelamar di Setneg
Lalu kami yang Kampus masih C atau prodi masih C, apakah kami bisa daftar? Lalu kalau tidak bisa, apakah yang harus kami lakukan? Saya juga ingin berkompetisi menjadi abdi negara (mewakili suara tmn2 yg ga bisa daftar karna persyaratan ini). Meski prodi saya C di Ijazah, tapi saya bersedia menjadi PNS yang baik (emot sedih). Saya tidak tahu akreditasi PT saya S1 apakah A, B, atau C, soalnya pas saya coba ketik di BAN PT, eh ga keluar (emot cry).

Sekali lagi, tidak semua lembaga/kementrian menyaratkan hal tersebut, misalnya saja kemdikbud, hanya IPK 2.75 bagi S1 dan 3.00 bagi S2. Yuk mari daftar. Saya siap jadi Peneliti di Badan Bahasa. Sudah 6 kali ikut seminar nasional dan internasional menjadi pemakalah dan mengirim artikel penelitian (Yogyakarta di UNY, USD dan UIN Suka, Unhas Makassar, UPI Bandung, dan IAIN Palangka Raya, Palangka Raya, Kalteng). 2 lg, yang baru akan dikirim dan diikuti, Unswagati Cirebon dan UNY lagi..  hoahoaha, ketinggian kali yak, orang bodoh kayak saya ya sekarang masih cuma bisa bermimpi. mari wujudkan.
Baca : Cara cek Jurnal terindeks Scopus
 Kampus UNY terakreditasi A 


Lalu apa Jadinya kami mahasiswa prodi atau PT "C" ?

Bayangkan, betapa banyak mahasiswa sarjana yang lulus dengan status kampus, PT atau prodi yang masih C, betapa sedih. Jika akreditasi menjadi acuan dalam CPNS, lalu apakah kami harus memilih kampus dengan prodi A atau B sebagai tempat kuliah/belajar. Maka apa yang terjadi, Kampus dengan akred C, akan ditinggalkan. atau persaingan semakin ketat. Tidak lolos dan akhirnya tidak jadi kuliah.

Kampus atau prodi dengan akreditasi C, saya yakin masih ada. salah satunya check di link berikut atau bisa dicheck diwebsite Ban-PT. berikut hasil penelusuran saya di website BAN-PT;
Mari pak - bu, kita sama - sama tingkatkan kualitas kampus dan prodi agar mutunya semakin jempol.

Tracking Akreditasi BAN-PT 

Tracking Akreditasi BAN-PT 

Tracking Akreditasi BAN-PT 
Tracking Akreditasi BAN-PT 

Tapi, Akreditasi itu penting kawan, tahukan informasi banyak kampus atau PT abal-abal, tahu tahu lulus itu saja. baca berita tentang kampus abal - abal dibubarkan (Klik aja). Saya mengambil kesimpulan, dengan adanya Akreditasi, berarti kampus kita bukan kampus abal - abal dan wajib kita syukuri. Alhamdulillah

Dikutip dari BAN-PT (copas langsung);

Standar Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi

Standar akreditasi merupakan tolok ukur yang harus dipenuhi oleh institusi perguruan tinggi, yang digunakan untuk mengukur dan menetapkan mutu dan kelayakan institusi. Suatu standar akreditasi terdiri atas beberapa elemen penilaian (parameter/indikator kunci) yang dapat digunakan sebagai dasar untuk mengukur dan menetapkan mutu dan kelayakan kinerja perguruan tinggi yang bersangkutan.

Standar akreditasi institusi perguruan tinggi terdiri atas tujuh  buah, yaitu:

Standar 1. Visi,misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian
Standar 2.  Tatapamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu
Standar 3.   Mahasiswa dan lulusan
Standar 4.   Sumber daya manusia
Standar 5.   Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik
Standar 6.   Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi

Standar 7.   Penelitian,  pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama.


Apa itu Akreditasi?

Copas dari blog dunia dosen:

Maka, pengertian akreditasi dalam dunia pendidikan tinggi adalah pengakuan atas suatu lembaga pendidikan yang menjamin standar minimal sehingga lulusannya memenuhi kualifikasi untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi atau memasuki pendidikan spesialisasi, atau untuk dapat menjalankan praktek profesinya (to recognize an educational institution as maintaining standards that qualify the graduates for admission to higher or more specialized institutions or for professional practice).
Akreditasi merupakan salah satu bentuk sistem jaminan mutu eksternal yaitu suatu proses yang digunakan lembaga yang berwenang dalam memberikan pengakuan formal bahwa suatu institusi mempunyai kemampuan untuk melakukan kegiatan tertentu. Dengan demikian, akreditasi melindungi masyarakat dari penipuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.


Sedih ? OH No.... Jangan Sedih Kawan

Hoahoahoa, bagi yang memilih lembaga yang kebetulan menyaratkan akreditasi, mungkin  ditakdirkan bukan utk menjadi calon CPNS tahun ini. Jalan mencari rezeki tidak hanya dari PNS. Saya tidak senewen, hanya saja, saya merasa gimana gitu dengan syarat - syarat tu, koq saya merasa bahwa dengan adanya akred itu, jadi PT atau Prodi dg C maka dinilai masih kurang mutunya.

Padahal, menurut hemat saya, kualitas lulusan tidak kalah, ya mungkin ada yang kurang, tapi yang baik juga ada. Contoh saja, saya dan teman saya, meski dari prodi yang akred C, kita mampu bersaing dan masuk dan melanjutkan kuliah di Kampus dan Prodi dengan Akred A. Saya di UNY dan Kawan saya di UNS. Hadir dan duduk sebagai pemakalah di tingkat Nasional maupun Internasional.

Mau make hadist "“Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan." . Tapi katanya termasuk hadis daif (sumber). Tapi itu merupakan sebuah motivasi bahwa kita bisa mencari nafkah dan menumbuhkan ekonomi melalui UMKM atau usaha - usaha lain dg cara halal dan Tanpa RIBA. Insha Allah. Lulusan kampus Islam ya gini bahasanya.

Jadi sekali lagi, Jalan rezeki bukan hanya PNS dan masih ada yang lain.

Alhamdulillah.


Saran...

Jadi saran, hemat saya, misalnya yang PT atau Prodi C tetap diterima atau bisa saja mendaftar, tapi dengan standar IPK yang lebih tinggi, misal 3.5, jadi ada kesan bahwa PT atau Prodi C pun masih diberikan ruang utk sekedar mendaftar di CPNS. Meski dg IPK ini, saya tetap saja tidak bisa daftar, hancur IPK bro, tp cukuplah buat kerja jadi kuli tinta dan usaha lain. (tukangterjemah.com)

Bapak atau Ibu serta adik - adik yang akan kuliah, silahkan perhatikan akreditasi kampus dan prodi jika kedepan ingin mendaftar. Tp, tidak semua lembaga menyaratkan hal tersebut, hanya tertentu saja.

Lah akreditasi Prodi atau Kampus C itu salah siapa? misal standar 6, pembiayaan, sarana dan prasarana dan teknologi Informasi. No comment, bisa disimpulkan sendiri.

Para dosen yang saya hormati dan banggakan, jangan bersedih hati, kami dg semangat Isen Mulang, tak pernah takut, minder dan malu dengan identitas almamater, selalu ingat pesan Pak rektor, menjadi cahaya dan menyebarkanya. The light.. Seusai belajar, saya siap dipanggil dan mengabdi di Kampus.

Kalau urusan pungli, sogok menyogok, kita berdoa, semoga panitia atau pihak yg bertugas dalam CPNS ini, anti korupsi dan anti sogok menyogok. semua dimulai dari kita.

Akhir Kata

Bagi yang senasib Prodi C atau Kampus C, silahkan komen. untuk nama kampus yang kebetulan kena screenshot dan masih C, saya mohon maaf, tidak ada maksud menjelekan, semata hanya untuk kebaikan dan perbaikan dunia pendidikan di Indonesia. Ini hanya sekedar opini dan uneg - uneg pribadi dari saya.


Hormat Saya

Choirul Fuadi

Mahasiswa Linguistik Terapan UNY konsentrasi Penerjemahan, dan prodi S1 adalah C, saat ini ditulis, saya sedang menyelesaikan thesis saya mengenai alat penerjemah.

Pekerjaan sbg penulis di lpkn.or.id  (lembaga pengembangan kemandirian nasional)
Developer Website jadwalseminar.web.id dan tukangterjemah.com
dalam proses pembuatan apps dan web "mintakat.id" mohon doa dan kalau ada yang mau jadi donatur atau investor, saya akan sangat senang. kedepan, akan banyak project yang bisa dikembang, dibidang bahasa maupun diluar kebahasaan.

Yuhuuu, technopreneur. Aamiin



Previous
Next Post »
0 Komentar