Experience about past

April 24, 2013 Add Comment

THIS IS MY STORY ABOUT THIS EVENING. 
TODAY IS FRIDAY 22-OCTOBER-2010.

This evening, I had an answer about my live and my love. I love her but I’m wrong and I do not understand about it.
I’m surprised and very happy because after I had said to her about my feel . when I tell about my love, directly, she rejects and did not accepts my love. Her reason is she won’t to make any special relationship. 
I accept his reason and agree on the reason.
I feel so happy to hear that. My heart so hurt but I still smile on behind. 
keep Smile, smile and always smile. Don’t be sad because I am a man. I can choose again the ladies.
OK brother!!!!!!!!!!!!!!!



I love STAIN Palangka Raya

April 09, 2013 Add Comment
Tulisan yang saya tulis ketika saya berada di semester 6 untuk lomba sayembara yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Palangka Raya, dan mendapat peringkat 3.



Long Trip and Vacation
on fifth Semester

Rektorat kampus STAIN Palangka Raya (Kini telah alih status menjadi IAIN Palangka Raya

Liburan tahun ini adalah liburan yang cukup mengesankan bagiku. Aku dapat banyak pengalaman pada liburan tahun ini. Aku pulkam (pulang kampung) cukup awal, yakni pada hari sabtu sore tanggal 5 januari 2013. Ujian akhir semester ini berakhir tanggal 11 januari. Pada saat itu ujian akhir ku sudah selesai dan masih banyak teman-teman yang masih mengikuti ujian. Aku pulang dengan 3 temanku yang lainnya. Kami berempat (Yuliani, Muliani ulfah, Fellayati dan Me) naik bis logos. Dan tidak lupa pula membawa kalender STAIN untuk aku kirim kesekolah-sekolah yang ada di daerah aku tinggal. Aku tinggal di daerah kecamatan Pangkalan Banteng, kabupaten Kotawaringin Barat (Pangkalan Bun). Didaerah Pangkalan Banteng ada 1 SMA negeri, SMK dan SMA PGRI.
Minggu pagi aku sampai dirumah. Aku luapkan semua perasaan kangen dengan orang tua dan adik-adikku. Aku buka semua oleh-oleh yang sengaja aku beli buat ibu dan adikku. Tidak lupa pula aku buka kalender STAIN yang aku bawa dari kampung. Hari ini adalah hariku yang pertama di desa setelah lama tidak pulkam. Hari senin, aku merasa tidak enak badan dan aku putuskan untuk ke sekolah hari rabu. Ternyata ke tiga temanku, yakni Yuliani, Muliani ulfah dan Fellayati, mereka sosialisasi dan silaturahmi ke SMA 2 Pangkalan Bun. Aku jadi iri.
Hari selasa, aku dan ekok menyusul ke Pangkalan Bun. Sebelum itu, kami mampir ke MTSN Darul Hikam yang ada di Karang Mulya. Saya memberikan kalender dan menitip pesan kepada ustad Miftah (Salah satu guru yang ada) supaya disampaikan ke siswa mengenai STAIN. Yah, mungkin masih lama. Tapi mudah-mudahan mereka tahu tentang keberadaan STAIN Palangka Raya dan suatu saat berminat untuk menjadi mahasiswa di kampus hijau ini. Hari ini, kami berlima jalan-jalan di Pangkalan Bun dan tidak lupa kami mengunjungi salah satu objek wisata terkenal dikota Pangkalan Bun, yakni Pantai Kubu.
Hari rabu pagi, pagi-pagi sekali aku persiapkan apa yang akan kubawa kesekolah-sekolah. Rencana hari ini, saya akan silaturahmi ke sekolah – sekolah. Jam 9 pagi, ku pacu kuda besiku yang telah setia menemani ku sejak SMP kelas 2 ini ke SMAN 1 Pangkalan Banteng yang lebih sering kami singkat SMANSA PABA. Sekolah ini terletak di desa simpang berambai, Kecamatan Pangkalan Banteng. Sekolah dimana aku selama 3 tahun menuntut ilmu.
Ini bukan kali pertama aku datang ke SMANSA PABA setelah aku lulus. Tapi hampir tiap liburan semester, aku sempatkan untuk silaturahmi ke SMA. Sudah 2 kali saya dan teman-teman mengobrol dengan teman-teman (mungkin bisa dibilang sosialisasi) dikelas tiga mengenai STAIN. Jujur, angkatan saya adalah angkatan ke empat sejak pertama kali meluluskan siswanya dan angkatan pertama yang kuliah di STAIN. Pada waktu itu kami berempat (M.Khoirul Rozikin (Pendidikan Agama Islam), Eka Ardianta (Pendidikan Agama Islam), Uswatun Hasanah (Tadris Biologi), n saya sendiri di Tadris Bahasa Inggris) memutuskan untuk melanjutkan studi di Kampus Hijau ini. Memang suatu perjalanan yang tidak mudah. Saya dapat info mengenai STAIN dengan susah payah. Saya datang dan mendaftar STAIN juga nekat. Kami bahkan tidak tahu dimana STAIN berada, yang ku tahu cuma Palangka Raya. Maka dari itu, saya ingin berbagi kepada mereka agar mereka tahu dan mereka juga melanjutkan studi di kampus ini.
Hari ini, saya sampai di SMANSA PABA dan disambut dengan ramah oleh guru-guru disana. Saya datang tidak sendiri, tapi ditemani oleh Ina Miftahul Ulum. Dia adalah mahasiswa TBI semester 4. Dia kena jerat rayu kami waktu sosialisasi dulu. Dia dan ke enam teman lainnya kami bantu dalam hal administrasi selama mendaftar. Ketika mereka akan ujian seleksi pun, saya ajak untuk tinggal di Asrama Ulin Nuha (Waktu itu saya semester 2 dan asrama hanya untuk TBI saja). Kami langsung menuju ruang kepala sekolah. Kepala sekolah menyambut dengan ramah dan memberi apresiasi baik terhadap niat kami. Tapi kebetulan, hari ini ada jadwal try out dan selesai sampai sabtu besok. Jadi tidak bisa untuk ketemu mereka dan saya cuma memberikan kalender kepada kepala sekolah. Bapak kepsek mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan pemberian kami.
Perjalanan hari itu, kami lanjutkan ke SMKN 1 Pangkalan Banteng. Meski terik matahari sangat menyengat tapi kami tidak patah semangat. Kami tiba di sana saat waktu istirahat dan kami tidak bisa bertemu langsung dengan kepala sekolah karna sedang istirahat. Akhirnya kami titipkan kalender STAIN tadi dengan assitant kepala sekolah. Sedang kalender yang satu lagi, saya titip adik saya yang sekolah di SMA PGRI.
Hari selanjutnya, saya kebetulan shalat di mushala dekat SMA dan bertemu dengan beberapa anak kelas 3. Tanpa pikir panjang dan langsung ungkapkan mengenai STAIN. Mereka cukup tertarik. Tapi mereka takut kalau tidak bisa masuk karna sebagian mereka tidak bisa Bahasa Arab dan tidak lancar baca Al-Quran.
Hari sabtu tanggal 12 januari, saya kembali ke Palangka raya. Saya dan teman-teman dari E-Com akan mengikuti program english camp di malang. Kami berangkat ke malang pada hari senin. Dalam benak ku, wow, kami berangkat dengan membawa nama dan almamater STAIN. English camp adalah sebuah program yang dilaksanakan oleh Indocita Foundation di daerah Singosari, Kabuapaten Malang, Jatim. Program ini dimulai dari tanggal 14 Januari sampai dengan 28 Januari 2013. Banyak sekali ilmu yang kami dapat dalam program itu terutama dalam bidang bahasa Inggris dan pengajarannya. Selain mendapat banyak ilmu kami juga dapat teman banyak. Kami banyak berbagi cerita mengenai STAIN dengan teman-teman baru kami.
Sepulang dari Malang, saya lanjutkan perjalanan untuk menjelajah kota pelajar Yogyakarta. Bukan untuk jalan-jalan tapi saya ingin silaturahmi tempat kakek saya. Saya pergi kebeberapa tempat wisata. Yang paling menarik adalah Borobudur yang ada di Magelang. Saya disana bertemu dengan teman baru. Mereka dari desa bahasa di magelang. Kami menggunakan bahasa Inggris selama berada di objek wisata borobudur itu. tidak hanya itu, kami juga praktek speaking (berbicara) kepada turis yang ada disana. Sambil mengobrol juga saya berbicara mengenai STAIN. Mereka cukup tertarik dengan STAIN, karna mereka rata-rata masih SMA. Mereka itu sedang mengikuti program eduwisata didesa bahasa itu. Jadi belajar bahasa Inggris (6 hari) dan wisata dihari terakhirnya.
Palangka Raya, 3 Februari 2013


Writer
Nama : Choirul Fuadi
NIM : 1001120546
Prodi : TBI

Puisi - Pelabuhan Harapan

April 09, 2013 Add Comment
Berjalan menerobos waktu

Tanpa sadar aku terdampar dalam lautan kebimbangan

Tak kusadari aku telah terhanyut oleh ganasnya ombak keraguan

Terombang ambing bagai buih di samudra yang kejam dengan ombaknya

Terlempar, terhempas, tak bisa berbuat apa-apa

Aku ingin berlari

Aku ingin berteriak

Aku ingin ungkapkan semua apa yang ada dibenakku

Aku lari ke hutan

Aku lari ke danau

Terus ke pantai

Tapi tetap tak kutemukan pelabuhan itu

Dimana ku bisa temukannya

Pelabuhan harapan yang selama ini ku nanti

Tempat aku bersandar hingga hari tua nanti

                                                                  

                                                            Palangka raya, 17 februari 2013